Dear Pembaca,
Sedikit berbagi pengalaman perjalanan weekend kami dari kota A ke kota T di Eropa.
Flight:
Pastikan membaca detail 'tipe tiket' yang dibeli; karena tipe ini sangat berkaitan dengan jumlah, jenis dan ukuran bagasi yang dibawa.
Mis:
Jika membeli tiket dengan 'tipe B', bisa membawa 1 tas yang dapat diletakkan di bawah kabin + 1 koper yang bisa masuk kabin bagian atas;
Sedangkan jenis tiket dengan 'tipe C' hanya bisa membawa 1 tas (misalnya ransel ukuran sedang saja) yang bisa diletakkan di bawah kursi.
Pengecekkan oleh petugas akan dilakukan saat akan masuk pesawat, dengan memanggil penumpang berdasarkan tipe tiket yang dibelinya.
Catatan:
1. Kelebihan bagasi, dan harus bayar di bandara; akan lebih mahal jika sudah dipesan online sebelumnya (kebijakan tiap maskapai mungkin berbeda). Sekali lagi, sempatkan untuk membaca detail dan memahami aturan bagasi yang tertulis.
2. Sebaiknya siapkan kartu kredit, karena di beberapa bandara hanya melayani pembayan online. Bagi yang menggunakan kartu kredit Indonesia, sebaiknya sebelum ke luar negeri (LN); menghubungi CS kartu kredit tersebut dan melaporkan rencana ke LN nya itu. Catat setiap kali kita menggunakan kartu kredit, dan jika ada notifikasi transaksi mencurigakan; segera hub CS terkait.
3. Sebaiknya, selain punya versi soft file, sangat direkomendasikan agar versi print juga dibawa beserta dokumen perjalanan yang lain. Antisipasi kita tidak punya koneksi internet di negara tujuan.
4. Lakukan pngecekkan penerbangan secara berkala; karena bisa jadi 'gate' penerbangan kita berubah.
Penginapan
Pastikan membaca review beberapa hotel/apartemen sebelum memutuskan.
Jika sudah dapat yang sesuai, berikut beberapa hal yang sebaiknya dipastikan sejak awal:
1. Alamat lokasi (mis: nomor Bus dan Halte STOP).
2. Untuk apartemen, biasanya; pengelola akan menyampaikan bahwa 'kunci diletakkan di dalam salah 1 box depan apartemen.' Nah, sebaiknya diklarifikasi kembali 'bagaimana cara membuka box tersebut?' Jika kesulitan menemukan kunci; siapa yang bisa dihubungi. Intinya, upayakan sedetail mungkin agar meminimalkan kemungkinan kita berada di luar apartemen lebih lama. Bayangkan jika kita berada di negara yang dinginnya 'seperti hidup dalam freezer, namun ga bisa keluar.'
InsyAllah bermanfaat