Senin, 23 April 2018

Sanggar prathivi

Room only =
Faber 30 : 1,199k : 1,399k
Arkupe 30 : 1,199k : 1,399k
Paskalis 30 : 1,399k : 1,799k
Xavier 50 : 1,399k : 1,799k
Rodriques 50 : 1,399k : 1,799k
Ignatius 150 : 2,399k : 3,199k
Paideia 150 : 2,599k : 3,399k

Room+food &  beverage
Half Day 150k (1 Coffee break, lunch/dinner, seminar kit)
Full Day 185k (2 Coffee break, lunch /dinner, seminar kit)

Minggu, 22 April 2018

KAMU ENTREPRENEUR LEVEL BERAPA?

KAMU ENTREPRENEUR LEVEL BERAPA?

Banyak saya lihat orang yang bangga menyebut dirinya entrepreneur. Ini sah-sah saja. Karena kita memang harus mencintai pekerjaan kita.

Tapi tahukah kamu bahwa entrepreneur itu sebenarnya ada level-levelnya. Dan sebenarnya kamu baru bisa disebut sebagai "the real entrepreneur" kalau berada di level 4 dan 5?

Ayo cek, sudah di level berapa kamu sekarang? 😀

🦌 LEVEL 1 : MASIH BELUM PUNYA PRODUK SENDIRI, MASIH BELAJAR CARA JUALAN, MASIH JUALIN PRODUK ORANG

Atau bahasa populernya : makelar, reseller, affiliate, atau dropshipper.

Apakah level ini orang tidak bisa kaya? Bisa!
Banyak kok affiliates sama reseller yang bisa dapat komisi puluhan juta setiap bulan dari hasil menjual produk orang lain.

Jadi jangan malu jika status kamu masih dropshipper atau reseller.

Sebab, belajar jualan itu penting! Jangan melulu kebelet produksi barang sendiri kalau kemampuan jualan barang saja belum memadai.

Nafas dari sebuah bisnis adalah penjualan. Jika kamu tidak bisa jualan, di saat itu bisnis kamu mati.

🦌 LEVEL 2 : SUDAH PUNYA PRODUK SENDIRI / BRAND SENDIRI UNTUK DIJUAL

Semula jualin produk orang, sekarang mulai stok produk sendiri dan punya label sendiri.

Biasanya orang-orang baru berani sebut mereka pebisnis jika sudah punya brand/label produk sendiri.

Tapi sebenarnya di tahap ini kamu masih tergolong "self employee" loh, belum jadi entrepreneur.

Sebab, produksi masih kamu yang handle. Pemasaran juga kamu yang handle. Keuangan juga kamu yang handle.

Kalau kamu sakit, bisnismu otomatis tidak jalan. Maka kamu tidak akan dapat uang. Sama seperti level 1.

🦌 LEVEL 3 : SUDAH PUNYA KARYAWAN DAN MULAI DELEGASIIN TUGAS

Di level ini karena omset semakin naik dan stok barang semakin banyak, maka mau tidak mau kamu harus merekrut karyawan dan mengawasi mereka bekerja.

Kamu juga mulai membuat sistem pendelegasian tugas dan SOP (Standar Operating System) untuk bisnis kamu untuk memastikan bahwa semua karyawan kamu bekerja sesuai bidang mereka masing-masing.

Tapi di tahap ini kamu belum bisa disebut "The Real Entrepreneur", sebab kamu masih bekerja setiap hari mengawasi karyawan kamu dan memastikan sistem berjalan dengan baik.

Kalau kamu tinggal kerja, takutnya karyawan kamu jadi malas, SOP ga dipatuhi, sistem nggak jalan, dsb.

🦌 LEVEL 4 : MENCETAK PEMIMPIN BARU DI DALAM BISNIS

Supaya sistem dalam sebuah bisnis bisa berjalan, maka harus ada orang yang bertugas menjadi pemimpin di dalamnya.

Pemimpin ini bertugas mengawasi karyawan dan bertugas memastikan sistem perusahaan berjalan dengan baik.

Di tahap ini pemilik bisnis sudah tidak ikut bekerja lagi di bisnisnya. Dia sudah mendelegasikan tugas-tugasnya kepada manajer dan direktur untuk memastikan bisnisnya berjalan lancar.

Jadi meskipun pemilik bisnis tidak masuk seminggu atau sebulan pun, omset perusahaan tetap berjalan lancar dan duit tetap masuk ke rekening.

Pengusahanya jalan-jalan, bisnis tetap jalan.
Pengusaha santai-santai di pinggir pantai, duit terus mengalir ke rekening. LOL.

Di tahap ini sudah bisa disebut sebagai "The Real Entrepreneur".

🦌 LEVEL 5 : BELI-BELI BISNIS ORANG LAIN

Namanya mental pebisnis, selalu berpikir untuk bagaimana caranya bisa melipatgandakan uang.

Di tahap ini seorang pebisnis biasanya tidak mau membangun bisnis baru dari nol kembali. Tapi mereka lebih memilih untuk "Bisnis mana yang bisa saya beli?"

Mereka akan mengincar bisnis yang masih kecil namun berprospek besar, suntik modalnya, bantu bangun sistemnya, lalu dapatkan saham di bisnis tersebut.

Dia tidak perlu bekerja full time di bisnis tersebut. Karena sudah ada pemilik sebelumnya yang menerima modal dan siap menjalankan bisnisnya hingga berkembang dan besar.

Akhir tahun? Bagi deviden dong ...

Tahap ini sudah bisa disebut sebagai investor. Kerjaannya sudah bukan bangun bisnis lagi. Tapi beli-beli bisnis orang.

Nah, kalau kamu sudah sampai di level berapa? Atau jangan-jangan kamu adalah pebisnis yang lagi cari orang di Level 5?

Sabtu, 21 April 2018

Prosedur Sertifikasi Halal LPPOM

*Prosedur Sertifikasi Halal LPPOM:*

1. Pengusaha mengajukan permohonan ke LPPOM dgn mengambil formulir yg telah disediakan.

2. Formulir diisi, lampiri dgn semua dokumen pendukung.

3. Masukkan kembali ke Sekretariat LPPOM

4. Audit atau visitasi dari auditor MUI ke perusahaan.

5. Auditor LPPOM melaporkan hasil audit ke Sidang Internal Auditor LPPOM

6. Sidang Komisi Fatwa MUI

7. Sertifikat Halal diserahterimakan

Jumat, 20 April 2018

Quote ra kartini

Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang. -R.A. Kartini

Jumat, 13 April 2018

CONTOH FORMAT SUPAYA MUDAH KITA SHARE KE GROUP SEBELAH DAN GROUP TRADING NASIONAL/INTERNASIONAL

*CONTOH FORMAT SUPAYA MUDAH KITA SHARE KE GROUP SEBELAH DAN GROUP TRADING NASIONAL/INTERNASIONAL*

Numpang Lapak, *Jual Kopi*

Nama produk
✅ Kemasan *Kopi Robusta Sidikalang Asli*
✅Minimal order 1/2 Kg
✅Lokasi | Jl.Sempurna.Gg.Krisanti.No.9.Tanjung Sari Kopertis Medan Selayang Medan-Sumut20132

🏧Pembayaran Tunai / Via ATM

Call to order: (*INI WAJIB DAN PENTING*)
WA |
*0852-0727-7742*
*0821-6753-3777*
CALL |
*0852-0727-7742*
*0821-6753-3777*

*.(.S.E.).*

Sabtu, 07 April 2018

Hindari penyebab kebangkrutan usaha

Hindari penyebab kebangkrutan usaha :

1. *Manajemen Utang tidak baik*
Punya manajemen dalam urusan utang saja gak cukup jadi kunci sukses finansial. Lebih dari itu, harus ada manajemen utang yang baik.

2. *Gaya Hidup Boros*
Tanamkan prinsip kebutuhan di atas keinginan. Penuhi dulu segala kebutuhan, baru deh memikirkan keinginan. Ini adalah kunci sukses finansial yang utama.

3. *Tidak menabung*
Hidup kadang gak sesuai dengan rencana, termasuk dalam hal keuangan. Karena itulah dana darurat sangat berguna demi mencegah kebangkrutan. Rajinlah menabung untuk dana darurat.

4. Zona Nyaman
Zona nyaman membuat kamu nyaman, menjadi merasa aman, sehingga tidak berusaha adaptif, sementara kondisi kehidupan senantiasa dinamis dan berubah..sehingga ada pepatah, tak berubah maka punah..
Bangkrut gak selalu berarti jatuhnya seseorang ke lubang utang yang dalam dengan tiba-tiba. Ketika orang kerja gitu-gitu aja alias kariernya gak maju, artinya penghasilannya ya gitu-gitu aja.
Jadi jangan terjebak dalam zona nyaman.. 

Perencanaan keuangan dan kehidupan itu penting, kalau enggak mau tujuan masadepan hidupmu semu semata.. 😄😄