Kamis, 18 Oktober 2018

Mau mengkonsumsi daging, Tapi takut kena tokso atau sarkosistis?

Assalamualaikum pemirsa..

Mau mengkonsumsi daging,
Tapi takut kena tokso atau sarkosistis?

Toksoplasma sudah banyak yg tahu ya?
Kalau sarkosistis
Dipersilahkan mengikuti postingan dokter super keren  mas Moh Indro Cahyono

Berikut ini saya kasih tips
Supaya aman mengkonsumsi daging, tanpa takut terkena penyakit sarkosistis atau toksoplasma

Jadi pemirsa..
Untk membunuh parasit atau protozoa semacam tokso dan sarkosistis dalam daging,

Ada 2 kata kunci nya

Yaitu:

1. mengolah daging sampai benar2 matang
Alias memasaknya dalam suhu tinggi sampai beberapa waktu

2. Mendinginkan daging sampai benar2 beku (suhu -20 c, atau di bawahnya) atau
Istilahnya deep frozen

Jadi jelas dan tidak perlu dikhawatirkan lagi ya pemirsa..

MAsakan kayak gulai, tongseng, kari, rendang dsb yg dalam proses mengolah daging prosesnya lama dalam suhu tinggi
Insy aman dikonsumsi

Lalu kalian pasti tanya
Kalau sate dan steak bagaimana?

Untuk sate kambing domba dan sejenisnya
Memang paling aman dikonsumsi
Dalam kondisi matang sempurna.

Namun bila menginginkan sate setengah matang
Pastikan daging kambing domba nya didinginkan dulu sampai beku
Baru dithawing atau dicairkan,
Selanjutnya di bumbui lalu dimasak
Insy aman..

Lalu untuk steak?
Walah pemirsa
Tidak perlu khawatir berlebihan kayak gitu to..
Lha wong steak yg sering kalian konsumsi,
Biasanya cuman steak goreng tepung,
Yang maaf  "komposisi nya"
Terdiri dari 90% tepung, dan secuil daging itu to (hahaha..)
Itupun masaknya digoreng dulu
Trus disajikan dalam hot plate
Insy kalau ada, jelas tokso dan sarkosistisnya mati

Kalau steak ala bule
Yg dagingnya dibumbui trus dipanggang sampai beberapa tahap kematangan
Itu pemirsa,
Saran saya
Ya pilih yg medium atau
Medium rare
Lagi pula sebelum di konsumsi biasanya
Karkasnya sudah difrozen
Jarang sekali mereka mengkonsumsi langsung daging yang habis dipotong
Jadi insy aman..

Begitu pemirsa,
Yg jelas harus terus perbanyak konsumsi daging,
Karena daging banyak mengandung nutrisi yg dibutuhkan otak,
Kalau nutrisi nya tercukupi
Otak jadi pintar

Mosok negara lain
Sudah ngomongin membangun peradaban di planet mars
Kita masih berdebat masalah SARI ROTI
Hahaha

Salam saya
Dari kota jogja

Drh. Supriyanto MVPH

Minggu, 14 Oktober 2018

Contoh bmc

*Elniwa*

*Produk* :
Snack, Kantin dan catering

*Customer Segment :*
1. Toko Oleh oleh, Retail, Reseler , Toko2 kue,  mayarakat sekitar, dan teman teman


*Geographic* :
Bandung dan sekutarnya
Seluruh Indonesia, Malaysia

*Demographic* :
All Woman-Man

*Behavioral*:
Produck Elniwa bisa dinikmati oleh siapa saja, yang perlu oleh oleh, dan yang perlu untuk konsumsi baik tuk rapat acara hajatan maupun tuk kepuasan pribadi

*Psychographic* :
Menyasar orang atau toko kue, toko oleh2, supermaket maupun perorangan yg memerluakan makanan yg siap santap

*Value Proposition :*
Elniwa membantu menyediakan snack yang bisa tuk dijual lagi baik di toko maupun pribadi
Menyediakan menu2 masakan istimewa tanpa MSG
Masakan sekelas restoran dengan harga warteg

*Channel :*
Offline  :
brosur,
Kios Elniwa di komplek bumi panyileukan Blok F1 no 1 Bandung
Reseler, supermaket
On line

SPBU milik Dunsmuir

Di Victoria British Columbia, ada satu SPBU milik pebisnis sekaligus motivator bernama Dunsmuir.

Meski hanya SPBU, tapi SPBU ini sangat terkenal dan maju. Sebagian besar SPBU di AS adalah self service, tetapi di SPBU milik Dunsmuir, ada 4 orang pekerja yg melayani setiap mobil yg datang.

Pekerja 1 membukakan pintu dan mempersilakan penumpangnya keluar, kemudian memakai penyedot debu utk membersihkan bangku dan interior mobil.
Pekerja 2 membuka kap mobil untuk mengecek olinya.

Pekerja 3 mengisi tangki bahan bakar sambil membersihkan semua kaca jendela mobil.

Pekerja 4 mengecek ban mobil. Semua dilakukan dengan ramah dan bersahabat.

Kebanyakan pekerja itu adalah anak2 muda. Menjadi petugas pompa bensin tentu bukan profesi idaman karena bukan pekerjaan bergaji tinggi.

Namun Mr. Dunsmuir selalu menekankan bahwa sangat mungkin pengemudi mobil yg mereka layani adalah calon bos mereka.

Artinya, jika mereka melayani dengan baik dan bersemangat, itu akan menjadi promosi yg baik. Faktanya memang demikian, banyak dari pekerja SPBU itu kemudian direkrut oleh para bos yg terkesan dengan etos kerja mereka.

Hal itupun memotivasi para pekerja untuk selalu melayani dengan prima, dan SPBU itu seolah menjadi batu loncatan dan "kampus" kehidupan mereka.

Tak heran, SPBU itu selalu kebanjiran pelamar. Dan reputasi SPBU dengan pelayanan istimewa itu juga membuatnya selalu laris.

Yg tak kalah menarik, para mantan pegawai Mr. Dunsmuir juga kemudian selalu mengisi bahan bakar di situ.

Kunci suksesnya adalah EXCELLENT SERVICE dan MOTIVASI YANG MENYALA.

Hal itu juga berlaku bagi setiap kita.

Walaupun pekerjaan yg kita kerjakan saat ini bukan pekerjaan impian kita, tapi jika itu kita lakukan dengan sebaik2nya, itu akan membawa kita ke promosi yg sesungguhnya !!

Anda tidak akan pernah rugi jika memberi pelayanan terbaik!

Menolong orang lain berarti menolong diri sendiri.

Mata pancaran jiwa

Selasa, 09 Oktober 2018

Visualisasi

Tokoh :
- narator
- Yesus
- Bartimeus
- murid Yesus
- orang sekitar

Script cerita :

Narator : "Lalu tibalah Yesus dan murid-muridNya di Yerikho. Dan ketika Yesus keluar dari Yerikho, bersama-sama dengan murid-muridNya dan orang banyak yang berbondong-bondong, ada seorang pengemis yang buta, bernama Bartimeus, anak Timeus, duduk di pinggir jalan." (Mrk 10:46)

Bartimeus duduk membawa tongkat dan tutup mata. Orang sekitar berdiri dekat bartimeus. Dari sisi lain Yesus datang diiringi murid.

Narator : "buta => menurut pemahaman jaman saat Yesus hidup : kecacatan fisik itu adalah kutuk karena dosa. kita sering kali seperti bartimeus yang buta dan juga jadi "pengemis"

Orang sekitar : "Yesus dari Nazareth tiba (3x)" (langsung menghampiri dan bergabung dengan Yesus)

Narator  : "Sebagai seorang buta bartimeus hanya mendengar suara kerumunan orang => kadang kita harus "memejamkan" mata kita dan mulai "mendengar" suara kerumunan orang disekitar kita. Agar kita semakin peka dan sadar diri atas apa yang sebenarnya terjadi di sekitar kita"

Bartimeus : "Yesus anak Daud, kasihanilah aku."

Narator : "Ketika didengarnya, bahwa itu adalah Yesus orang Nazaret maka Bartimeus langsung pro aktif dan tidak menunda "berseru" kepadaNya."

Orang sekitar : "diam!"

Bartimeus : " Anak Daud kasihanilah aku."

Orang sekitar : "diam!"

Bartimeus : " Anak Daud kasihanilah aku."

Orang sekitar : "diam!"

Bartimeus : " Anak Daud kasihanilah aku."

Narator :" meski banyak yg menegur atau berkomentar yg menyurutkan niat bertemu Tuhan, maka malah semakin keras niatnya. Bartimeus mengatakan anak Daud, ini artinya Bartimeus tahu dan mengenal bahkan memiliki iman dan pengharapan akan Mesias yang mampu membebaskannya. Anak Daud merupakan sebutan populer bagi Yesus sebagai Mesias karena sudah diketahui bahwa Mesias adalah seorang keturunan Raja Daud (Yesaya 9:7)

Yesus : "Panggillah dia!"

Orang sekitar dan murid membantu membawa bartimeus ke yesus.

Murid : "Kuatkan hatimu, berdirilah, Ia memanggil engkau."

Narator : kita harus bersiap saat ada panggilan-Nya. Hilangkan menunda dan fokus "melakukan" panggilan-Nya.

Bartimeus melepas jubah yang berat.

Narator : "Bartimeus melepas jubah adalah simbol bahwa kita perlu tanggalkan segala "kemuliaan" dan segala sesuatu yang "memberatkan" atau "membebani" kita untuk bertemu Tuhan.

Bartimeus berlutut di hadapan Yesus dikelilingi murid dan orang sekitar.

Yesus : "Apa yang kaukehendaki supaya Aku perbuat bagimu?"

Bartimeus : "Rabuni, supaya aku dapat melihat!"

Narator : permintaan Bartimeus ini merupakan simbol bahwa kita harus meminta agar hal negatif atau hal yang menjadi kelemahan kita untuk di perbaiki dan dibentuk oleh Dia.

Yesus : "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" (sambil melepas tutup mata bartimeus)

Bartimeus bersukaria, murid dan orang sekitar turut bersukaria.

Yesus, murid, orang sekitar dan bartimeus pergi bersama.

Narator : "Ada sesuatu yang aneh dalam peristiwa ini. Sebenarnya Yesus menyuruh Bartimeus untuk pergi tetapi ia tidak pergi justru ia mengikut Yesus. Hal itu berbeda dengan kebanyakan orang karena sering terjadi setelah mendapat dan menerima berkat dan pertolongan dari Tuhan lupa dan meninggalkan Tuhan dan tidak tahu untuk bersyukur. Bagaimana dengan anda?"

Yesus, murid, orang sekitar, bartimeus dan narator bergandengan tangan

Narator : "terimakasih sudah menyaksikan visualisasi dari lingkungan Gerardus. Semuanya demi kemuliaanNya. All for Jesus." (bersama membungkuk memberi hormat kepada audience)

Selesai.

Kamis, 04 Oktober 2018

Culinary Branding

Rangkuman Talkshow Smart FM.
Culinary Branding
by Silih Agung Wasesa & Anke Kyai Marketing.

Rasa dalam bisnis kuliner adalah bukan hanya faktor inderawi semata namun juga dipengaruhi sensasi emosi dari sensasi rasa itu sendiri dan suasana.

Bisnis kuliner ada yang basic ada yang advance. Basic Culinary Business misalnya bikin snack kacang-kacangan atau bisnis gerobakan dimana basic rasa doank memegang kunci. Rasa enak harga pas, maka pelanggan akan kembali.

Masalah emosi contohnya ketika masuk ke sebuah resto atau hotel kita diberikan welcome drink dalam gelas kecil. Bisa berupa wedang sereh, jus atau bahkan wine. Minuman ini membuat pelanggan merasa diterima dan menjadi penggugah selera untuk menyantap menu utama.

Yang menarik bisnis kuliner saat ini juga bisa dikombinasikan dengan bisnis properti. Apabila Anda menjual tanah kavling cobalah keluar dr jebakan komoditas dengan membuat properti + kuliner. Alih-alih menjual kavling kosongan, buatlah paket kavling Durian, Kavling kebun Kurma, Kavling Buah Tien, Kavling Sereh dll. Maka kavling anda tiba-tiba akan memiliki keunikan dan lebih mudah terjual

Bisnis kuliner khususnya resto saat ini nggak harus tempatnya luas namun yg penting backgroundnya cantik buat foto selfie.

Bisnis kuliner yg menyasar segmen millenial sebaiknya hati2 dengan definisi selera mereka yang berbeda dengan selera generasi X Y Z. Misalnya, kudapan emping mlinjo mereka gak akan suka, lebih baik makaroni pedas atau sejenisnya. Hati-hati juga dengan sifat mereka yang mudah bosan alias moving target. Mereka akan berpindah-pindah ke brand yang sedang ngeHits. Jadi jangan sampai lelah membuat content yg menarik di sosmed dan membuat brand Anda selalu populer dan relevan dengan mereka.

Bisnis kuliner butuh konsistensi kualitas rasa. 1.000 sajian harus rasanya enak.  Tema- tema menarik, ambience interior dan eksterior akan mendorong datangnya pelanggan baru. Namun pelanggan lama hanya akan kembali ketika rasa makanan minuman kita konsisten.

Membuat pelanggan " feels good" dan " feels at home" adalah kunci membawa bisnis kuliner Anda khususnya resto ke puncak kesuksesan karena pelanggan yang nyaman akan membeli lebih banyak dan bercerita lebih sering kepada orang lain.

Salam Smart Branding
Silih Agung Wasesa
Anke Kyai Marketing