Rabu, 27 Desember 2017

Fb Ads objektif

Share tulisan dr fb
Christina Lie:
https://www.facebook.com/chistinalie/posts/10155961397493050
====================
🎉Mengenal FACEBOOK ADS OBJECTIVE
+++++++++++++++++++++++++++++++++

Paling berasa aneh kalau ditanya, Objective apa yang paling joss untuk FB ads?, semua Objective di FB itu SAMA dashyatnya! dan sangat tergantung dari tujuan si advertiser dalam mengiklankan iklannya.

🔴 Mau Iklannya sampe 5 kali dilihat audience yang sama dalam 2 minggu berturut-turut ? --> pilihlah Brand Awareness, (ini cocok bagi advertiser yang merasa, audience ini harus melihat iklan ini lebih dari 1 kali biar nyantol, apalagi kalau produknya unik dan belum pasaran)

🔴 Mau iklannya mencapai semua audience yang sudah kita target? dan bisa kita set rentang waktu frequensi kapan audience ini melihat iklan kita untuk ke dua kali-nya ? --> pilihlah Reach. (cocok untuk audience niche, dan cocok untuk retargeting dengan tampilan iklan bentuk follow up dari iklan pertama, atau buat advertiser yang mau iklan reunian akbar buat para alumni sekolahnya dan ingin memastikan semua audience alumni yang dia set melihat iklan ini)

🔴 Mau iklannya viral secara organic? dengan banyak yang share, like, comment di iklan tersebut? --> pilihlah Post Engagement. (cocok buat Advertiser yang rajin bales2in comment di postingannya untuk follow up)

🔴 Mau dapetin customer yang mandiri, yang begitu liat iklan cenderung klik iklan dan langsung action atau belanja sendiri di website/landing page diluar facebook? --> pilihlah Traffic

🔴 Mau dapetin customer yg kalau liat video di FB, dia klik dan nonton Video-nya? (bukan fakir kuota) --> pilihlah Video View

🔴 Mau dapetin data Customer siapa aja yg liat iklan kita? (nomor hp dan email secara otomatis) --> pilihlah Lead

🔴 Sudah yakin dengan iklannya yang ketika menggunakan objective-objective diatas ternyata menghasilkan penjualan, Bikin ulang iklannya dan gunakan objective Website Conversion

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Banyak Online Shop bertebaran di indonesia. Tapi bisa dibedakan 2 segment:

1. yang menggunakan iklan berbayar
2. yang sistem jualannya cuma networking atau/dan iklan gratisan dari marketplace.

Yang pasti, darah Online Shop itu adalah Iklan!, COBA TANYA KENAPA  e-commerce raksasa di indonesia dan di dunia sampai sekarang masih iklan, (memangnya kurang customer kah? )

2 segment diatas membedakan yang mana mental pengusaha, dan yang mana mental pedagang.

yang nomor 1 jelas sudah menuju ke mental pengusaha, dimana iklan lah yang mendatangkan pembeli, dia ngumpulin customer customer mandiri yang bisa belanja tanpa harus diladeni tanya jawabnya terus menerus. Tugas pengusaha ini di awal awal bisnis BISA JADI murni hanya iklan!, follow up customer yg cuma CLBK (Chat lama beli kagak) bisa jadi dihiraukan, karena dia fokus ke customer yang belanja saja, 2 kali follow up otomatis by autotext sms/wa tidak dibayar, ya sudah, move on, bikin iklan dan iklan terus menerus sampai ketemu formula yang pas dimana profitnya sudah melebihi cost iklan.

Bagaikan kereta, ada penumpang yang naik dan turun, ketika ada penumpang yg turun, karena masinisnya terus jalan, toh masih banyak yang akan terus menerus naik ke keretanya di stasiun-stasiun berikutnya.

Setelah beberapa waktu, dan sudah mengerti seluk beluk audience yang tepat, pengusaha ini bisa cuti dari kerjanya, sementara bisnisnya TETAP BERJALAN.

Yang nomor 2 jelas masih mental pedagang, layaknya sebuah toko, kalau pedagangnya kebetulan sakit/tidak bisa datang ke toko, TOKONYA TUTUP.

Tapi yang pasti, banyak pengusaha awalnya adalah pedagang, cara nomor 2 ini sama sekali tidak salah, karena cara nomor 2 ini lah sumber kita bisa punya budget untuk iklan berbayar untuk mewujudkan cita cita menjadi pengusaha.

Sudahkah kamu di jalan menuju pengusaha?

*Christina Lie*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar