Sabtu, 07 Oktober 2017

3 ALASAN KENAPA SAYA HARUS AMBIL ASURANSI

3 ALASAN KENAPA SAYA HARUS AMBIL ASURANSI

Kenapa saya ambil asuransi? Setidaknya karena 3 hal:
1. Saya tidak mau merepotkan orang.
2. Saya tidak mau kerja keras saya sia-sia.
3. Saya tidak mau keluarga saya terlantar.

Orang yang tidak punya asuransi sangat mungkin mengalami tiga hal di atas.

Tidak percaya? Jangan minta bukti, apalagi membuktikan sendiri. Cukup dinalar pakai akal saja.

- Jika ada teman atau saudara anda sakit dan dia pinjam uang kepada anda, apakah anda akan langsung meminjaminya uang atau berpikir cukup panjang dulu? Jawablah dengan jujur. Jika anda akhirnya meminjaminya uang, berapa banyak yang bisa anda keluarkan? Jika bantuan dari anda tidak cukup, tidakkah dia akan minta bantuan ke orang lain lagi?Bagaimana jika yang terpaksa harus meminjam uang itu anda?
Di sini kita butuh asuransi kesehatan untuk rawat inap. Dengan memiliki asuransi kesehatan, kita bukan saja sudah berupaya untuk tidak merepotkan orang lain di kala kita sakit, tapi juga membantu banyak orang yang ikut asuransi ini untuk sama-sama tidak merepotkan teman atau keluarganya di kala sakit.

- Jika orang itu sakitnya sangat berat dan membutuhkan biaya sangat besar, contoh kena kanker atau stroke, dia mungkin tidak akan merepotkan anda lagi karena percuma saja. Tapi tidakkah aset-aset yang dia miliki, seperti perhiasan, kendaraan, dan rumah, bisa habis dijual atau digadaikan?
Apakah mudah mengumpulkan aset? Tidak mudah, butuh kerja keras dan juga butuh waktu.
Apakah mudah menghabiskan aset? Sangat mudah dan bisa terjadi dalam sekejap.
Di sini kita butuh asuransi penyakit kritis. Dengan memiliki asuransi penyakit kritis, kita bukan saja melindungi aset-aset yang kita miliki, tapi juga melindungi aset-aset orang-orang lain yang ikut asuransi seperti kita.

- Jika orang itu tidak bisa bekerja lagi karena sakitnya tidak sembuh, atau bahkan meninggal dunia, dan dia selama ini adalah pencari nafkah dalam keluarga, selanjutnya siapa yang memberikan nafkah bagi keluarganya?

Kenapa agama sangat menganjurkan kita menyantuni anak yatim? Karena anak yatim tidak punya ayah yang memberinya nafkah - dan perhatian.
Di sini kita butuh asuransi jiwa. Dengan ikut asuransi jiwa, kita bukan saja melindungi anak-anak kita, tapi juga anak-anak orang-orang lain yang menjadi peserta asuransi jiwa seperti kita.

Jadi, apakah anda:
- Suka merepotkan orang lain?
- Rela kerja keras anda sia-sia?
- Mau keluarga anda terlantar?
Jika tidak, ambil asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, dan asuransi jiwa sekarang juga.

Bisa hub sy 🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar