Selasa, 24 Juli 2018

hukum kekekalan energi

Ingatkah Anda akan hukum kekekalan energi?
Ya, energi tidak dapat dihilangkan,  dan hanya dapat dipindahkan atau berubah bentuk.

Hukum yang sama dapat kita pakai dibanyak bidang. Sosial, kehidupan juga di dunia bisnis. Begini contohnya:

Apakah Anda pernah dengar nama Bernie Eccelestone?
Beliau adalah pendiri dari Formula One (F1) Group, sekaligus merangkap sebagai CEO selama 40 tahun. Mantap ya?

Suatu hari, Bernie berjalan keluar dari kantornya di Knightsbridge.
Saat melewati tempat yang agak sepi, beberapa orang menghadang. Mengepung Bernie.
Dia dirampok!
Dipukul habis-habisan sampai babak belur.
Mata sebelah kanannya bengkak menghitam.

Itu tidak seberapa, semua barang berharga yang dibawanya lenyap dibawa perampok.
Termasuk jam tangan mewah yang berharga 4 milliar rupiah: Hublot.

Jika Anda sebagai Bernie, apa yang akan Anda lakukan?
Marah2 kepada polisi?
Atau ngomel2 memindahkan energi negatif karena kerampokan kepada anak istri?
Tapi Bernie tidak begitu.
Dia tidak akan jadi pengusaha sukses jika perilakunya sama seperti anda, atau orang kebanyakan.

Yang Bernie lakukan cukup sederhana sekaligus aneh.
Dia meminta orang untuk memfoto wajahnya yang babak belur.
Mencetaknya, dan mengirimkannya kepada CEO Hublot, Jean Claude Biver.
Tidak lupa, dia menuliskan sebuah pesan: “See what people will do for a Hublot”.
Artinya: Lihat apa yang akan orang lakukan untuk memiliki Hublot!

Ini komplain yang sederhana dari Bos F1. Tapi tajam!

Orang kebanyakan, jika mendapatkan komplain negatif akan panik.
Mati-matian mencegah agar kisah buruk tidak sampai tersebar.
Tapi CEO Hublot berbeda.
Dia malah meminta ijin kepada Bernie untuk membuat iklan dengan memasang fotonya yang babak belur.
Sekaligus meminta agar Hublot menjadi jam resmi dari Formula 1.

Apa jadinya?
Setelah iklan itu diluncurkan, hasil penjualan jam tangan Hublot meroket!

Asik ya?!
Bernie dirampok, malah dapat duit dari model iklan dan share penjualan jam.
Sementara CEO Hublot yang mendapat komplain dari Bos F1-, malah berhasil mengubahnya menjadi iklan yang membawa untung besar!

Inilah seni MENGUBAH energi negatif menjadi positif.
Kuncinya adalah pada RESPON anda.
Catat baik-baik: Respon positif akan mengubah energi negatif menjadi positif! Sedangkan energi negatif yang direspon, dipelihara dan dikeluarkan dengan cara yg negatif juga, akan menghasilkan negatif kuadrat yg hasilnya sudah jelas. Menghancurkan.

Pembiayaan untuk UKM

Pembiayaan untuk UKM
( cara mengakses modal )

Selalu yang dikeluhkan oleh UKM adalah sulitnya meng akses modal khususnya dari perbankan. Kalau saya perhatikan dari pengalaman berinteraksi dengan pelaku usaha UKM sebetulnya akses tertutup bukan karana tidak adanya peluang sumber pembiayaan dari bank tetapi lebih karena mereka tidak qualified.  Hampir semua bank mempunya program pembiayaan yang disebut dengan mikro financing. Bukan itu saja, pemerintah menciptakan beragam skema pembiayaan agar UKM mendapatkan fleksibelitas skema.  Banyak yang mampu mengakses namun juga banyak yang gagal. Mari saya uraikan bagaimana caranya mengakses Pemodalan bagi UKM.

Pertama
Anda harus mau memulai usaha. Tidak perlu besar. Kecil juga engga apa. Darimana modalnya? Bisa modal cinta. Apa itu? Ya bantuan dari sahabat sejati anda. Atau bantuan dari keluarga. Atau bantuan dari LSM yang membina program UKM. Tentu untuk mendapatkan modal cinta ini anda harus punya attitude yang baik.  Kalau anda arogan dan terkenal culas ya engga ada orang yang mau memberikan modal cinta itu. Kalau sampai mendapatkan modal Cinta maka yakinkan bahwa anda akan membayarnya dengsn kerja keras dan jujur. Jangan sampai dapat modal cinta malah anda santai dan kalau ada masalah lebih banyak pasrah dan berharap dapat tambahan modal. Jangan. Orang membantu anda karena cinta. Ingat itu. Bukan karana transaksional.

Kedua
Kalau dapatkan modal cinta maka tekuni usaha itu. Setelah usaha bisa dikendalikan dengan baik maka mulailah membiasakan diri berhubungan dengan bank. Berapapun omzet setiap hari setor ke bank.  Ada dekat rumah saya penjual martabak di pinggir Jalan. Dua tahun kemudian dia sudah punya kios sendiri untuk jual martabak.  Itu berkat bantuan kredit usaha dari bank. Karena selama dua tahun dia jadi nasabah bank. Ada juga teman sebagai reseler obat herbal. Sekrang dia sudah punya Home industri sendiri membuat herbal itu.  Karena selama beberapa tahun dia sudah menjadi nasabah bank. Saya yakin mereka itu akan terus berkembang karena waktu.

Ketiga
Bank akan menilai anda qualified bukan pertama kali dari proposal yang anda buat tetapi dari track record anda selama jadi nasabah. Trend pergerakan rekening anda dipantau oleh officer bank. Biasanya suatu waktu anda pasti akan ditanya oleh bank officer” mas usahanya apa? Gimana prospeknya ? Apa kendalanya?  Saat itulah anda menyampaikan masalah anda. Mereka akan jadi pendengar yang baik dan berusaha memberikan solusi.  Bank punya berbagai skema untuk pembiayaan barang modal maupun modal kerja. Tidak selalu butuh collateral dalam bentuk asset. Collateral bisa dalam bentuk instrument yang di create oleh pemerintah khusus membina ukm seperi Askrindo, stokis dll.

Apa yang saya uraikan diatas untuk anda semua pahami bahwa bisnis itu adalah proses. Engga bisa instant langsung ada orang kasi modal hanya karena proyek proposal yang lahir dari mimpi anda. Setiap langkah besar selalu diawali langkah kecil. Yang penting jangan sedih bila harus memulai langkah kecil asalkan anda punya visi besar maka perjuangan berat sebagai ulat menjadi kupu kupu akan disikapi dengan bijak sebagaimana hukum ketetapan Tuhan bahwa anda harus melangkah untuk menemukan rezeki itu. Dari proses bisnis seperti itu, akan memaksa anda harus disiplin dalam mengeluarkan biaya dan penuh perhitungan dalam setiap langkah. Tanpa kenal menyerah dan tanpa kehilangan harapan untuk menjadi pemenang walau hambatan datang silih berganti.

Kalau anda berbisnis orientasi nya adalah menjadi kaya maka yakinlah bahwa anda akan renta sekali menyerah bila ada hambatan. Renta sekali kena tipu PR bisnis multilevel. Renta sekali terjebak jadi penipu. Tetapi kalau anda berbisnis orientasi nya bukan uang tapi value maka setiap tahap bisnis yang sukses anda lalui tidak membuat anda memperkaya diri tetapi terus melanjutkan langkah ketahap berikutnya untuk berkembang dan terus. Saat itu bukan lagi harta yang membuat anda puas tetapi begitu banyak orang hidupnya bergantung dari bisnis anda. Kepuasan itu tidak akan membuat anda arogan tetapi semakin rendah hati.

Minggu, 08 Juli 2018

PENGUSAHA KASIR

PENGUSAHA KASIR
oleh: Anke DS, Kyai Marketing.

Sebuah pesan WA tak dikenal masuk. Setelah memperkenalkan diri dan basa basi benerapa kalimat, beliau kirim pesan WA seperti ini: " Pak Kyai, saya mau curhat nich, saya sudah 3 tahun usaha namun kok dampaknya ke keuangan saya gak terasa ya? Dahulu cita-citanya ingin financial freedom kok sekarang justru kebalikannya? Pendapatan usaha saya banyak namun saya sering kehabisan cash?"

Sungguh sebuah curhatan yang keren. Saya pun teringat masa lalu saya yang juga mengalami masalah serupa. Di catatan pembukuan, pendapatan ( revenue) banyak, namun saya kesulitan membayar gaji, hutang berjalan, dan operasional yang lain. Dari pengalaman itu, saya sampaikan ke penanya.

" Mas, apakah tipe bisnis mas  " tunai" ataukah " kredit". Tunai maksudnya setiap penjualan akan dibayar pembeli kurang dari 14 hari. Kredit artinya ya penjualan dibayar pembeli lebih dari 14 hari."

" Oo kalau begitu saya tunai mas, karena saya berjualan pupuk, bibit tanaman, dan keperluan hidroponik online". jawabnya.

Kalau begitu harusnya Mas gak memiliki masalah paling memusingkan yakni " Piutang Bermasalah ( > 3 bulan)". Bisnis lain, banyak mengalaminya dari mulai kontraktor, supplier ATK, dan bahkan konsultan. Dulu saat saya murni jadi konsultan, piutang bermasalah sehingga gak tertahih lebih dari 10%. Alasannya klien macem-macem, pokoknya intinya nggak mau bayar atau minta keringanan. Pernah sebuah perusahaan konstruksi piutang tak tertagihnya lebih dari 25%.  Nah, untuk perusahaan yang menjual kredit harus waspada " penyakit " ini. Pesan saya jangan mudah tergoda calon pelanggan yang kasih iming-iming proyek nilai besar namun pembayaran lamban atau bahkan tidak jelas. Ingat seberapa besarpun uang, jika belum di tangan/rekening Anda maka itu bukan uang Anda. Betapa besarnya itu!

Pertanyaan saya berikutnya ke penanya. " Mas apakah sudah membuat penganggaran ( budgeting) usaha mas 1 tahun ke depan atau minimal 6 bulan ke depan?"

" Wah belum pak yai, saya hanya berdasarkan kebutuhan saja.  Maksudnya ya misal bulan ini pendapatan turun, y sayang pasang iklan. Saya butuh pegawai CS tambahan ya saya nambah. "

Oo gitu jadi tanpa perencanaan detail ya mas, sesuai dinamika saja?"

" Betul pak yai, apakah itu salah?"

" Oo gak juga itu tidak salah, namun tidak produktif. Coba bayangkan anda mau jalan ke Jogja dari Jakarta namun Anda gak tahu berapa bensin yang dibutuhkan, berapa bayar tol, berapa biaya untuk makan dll. Kira-kira gimana?"

"Ya kuatir was was Pak Yai, bisa jadi bekal uang kita cukup , namun bisa jadi kurang."

Nah itulah esensinya penganggaran dalam bisnis. Kita harus membuat rencana bisnis yang sesuai dengan " bensin" yang kita punya. Bensin itu adalah " cash".  Usaha yang sehat memilik cash minimal 6x dari kebutuhan cash bulanan. Cash mu berapa mas?"

" Nol cash pak yai, namun nanti tgl 10 sudah pulih lagi"

" Wah anda cuma jadi pengusaha kasir donk! jadi lintasan uang saja tanpa ada uang yang mengendap".

" Ok gitu ya lantas bagaimana?"

" Lebik baik Anda mengontak konsultan bisnis yang bisa dibayar ringan untuk membantu Anda, syukur-syukur mau bagi hasil"

" Saya mau sama pak yai sajalah..."

" Waduh kalau sama saya harus nunggu tahun depan, ?"

" Ndak papa pak yai".

Singkat kata jadi mumet. Makanya jangan terima curhat orang lain ya...

Salam berkah

Wassalamulaikum wr.wb
Anke DS.
Kyai Marketing Indonesia
www.kyaimarketing.id

Rabu, 04 Juli 2018

ADAKAH MANFAAT REUNI

*ADAKAH MANFAAT REUNI ?*
( Mungkin ini sdh sering kita dengar tapi coba di ...............)

Menurut Prof Ganesha, ahli jantung RS HarKit ,

Reuni, apapun istilahnya adalah suatu upaya mempertemukan kembali yg dulu pernah bersama, upaya mencari eksistensi diri yg mulai pupus dari memori krn dimakan usia.

Bahkan Richard Paul Evans dlm bukunya "Lost December“ menulis "The sweetness of reunion is the joy of heaven.”

"Reuni", kata DR. Priguna Sidharta "Selain untuk memutar longterm memori di hipocampus, jg utk memperbaiki fungsi nucleus accumbens, bagian otak yg mengurus kesenangan"

Memutar kembali memori adalah satu upaya mencegah *alzheimer* yg memang suatu saat kelak akan menghampiri kita semua cepat atau lambat.

Psikolog UI, Bagus Takwin, mengungkapkan pandangannya soal manfaat reuni :
Kenangan reuni merupakan semacam sarana utk melihat kembali diri kita bbrp thn ke belakang. Dengan melihat masa lalu, seseorang akan mengerti bahwa kehidupan yg dia jalani selama ini merupakan suatu hal yang sangat penting. “Setiap orang melalui kenangannya pasti akan membuat monumen2 dirinya agar dpt selalu mengingat bahwa dia berkembang,”

Melalui sebuah reuni, seseorang jg bisa mendapatkan self esteem. "Saat reuni pasti bertemu dengan teman-teman lama yg tentunya tahu sifat kita yg dulu" Kita juga dpt mengetahui jalan hidup teman2 lama.

Reuni adalah salah satu jalan menyambung dan memelihara tali persaudaraan/persahabatan/silaturrahim yang sangat dianjurkan.

*SEMOGA KITA SELALU SEHAT*

*Tips Etika Reuni Sukses*:

1. Kita hadir dalam reuni sebagai _*teman yang sederajat*_ seperti waktu kita masih bersama-sama doeloe.
Peserta reuni harus memiliki jiwa besar, toleran dan mau menahan diri. Bersedia menanggalkan semua atribut dalam dirinya seperti: _jabatan, status sosial, kekayaan dll._

*2. Legowo,* bersedia *dipanggil dan memanggil nama teman seperti waktu masih bersama-sama (sekolah/kuliah)*, tidak memakai embel-embel _pak, bu, komandan, boss, mas, aden, juragan, dst._

3. Jangan membuat teman lain _*bad mood, minder*_ maka sebaiknya Anda tidak ceritakan _pekerjaan, keberhasilan bisnis, jabatan, status sosial, kekayaan yang dimiliki, kehebatan anak, istri anda, juga jgn bercerita kegagalan anda dll. pada forum umum (didengarkan banyak orang)._ Jika ingin berbagi cerita tentang hal ini bicarakan secara langsung/khusus pada siapa anda ingin berbagi cerita.

4. *Jangan bergunjing*
Berceritalah yg wajar tentang kenangan masa saat bersama-sama doeloe, seperti cerita-cerita yg saat itu tidak terceritakan.

5. Jangan *cemburu,_ jika cowok/cewek yg doeloe anda incar*  tampak lebih dekat dan akrab dgn teman yg lainnya, atau jgn _cemburu_ lagi jika terungkap kisah cinta cowok/cewek incaran anda, justru pada teman anda sendiri. Jadikan itu _lelucon_ masa laloe saja jangan _baper (bawa perasaan)._ Semua sdh berlalu, apalagi sekarang kita sdh memiliki keluarga masing-masing *dan jangan lupa ajak keluarga reuni untuk saling mengenal dan bertambah teman*.

*Indikasi Reuni Sukses:*

1. Akan terjalin persahabatan lebih akrab & langgeng.
2. Tidak kapok datang lagi dalam reuni berikutnya.
3. Merasa bangga memiliki teman lama yg masih ramah bersahabat dan merasa dihargai sebagai teman/sahabat.
4. Menumbuhkan kepedulian karena merasa satu alumni.