Apa itu diet rendah kolesterol?
Diet atau pengaturan makan untuk penderita dengan kadar LEMAK DARAH yang tinggi
Kenapa harus diet rendah kolesterol?
Karena diet ini memiliki tujuan untuk :
- Menurunkan kadar
lemak dalam darah
- Menurunkan berat
badan bila penderita kegemukan
Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah :
- Untuk penderita
dengan kadar kolestrol tinggi dan trigliserida normal atau agak tinggi
maka konsumsi kolestrol sehari rendah (tidak lebih dari 300 mg), lemak
dibatasi sedangkan karbohidrat tidak dibatasi.
- Untuk penderita
dengan kadar trigliserida tinggi dan kadar kolestrol normal atau agak
tinggi maka konsumsi lemak, karbohidrat dan kolestrol dibatasi (konsumsi
kolestrol 300 – 500 mg sehari)
- Asupan kalori
disesuaikan dengan kebutuhan
- Asupan protein tidak dibatasi dan dianjurkan konsumsi serat tinggi
Dalam diet ini, Makanan-makanan apa saja yang harus dihindari?
Lampu “merah” dalam diet ini adalah :
- Semua daging
berlemak seperti daging babi dan kambing, kornet, udang, kuning telur,
kerang, jeroan ( misalnya jantung, hati, otak, ginjal)
- Susu penuh (full
cream). Keju, ice cream, permen coklat.
- Kue-kue yang
dibuat dari susu penuh dan mentega
- Minyak kelapa, kelapa, santan kental, lemak hewan, margarin, dan mentega
Kalau Makanan yang dibatasi?
Lampu “kuning” dalam diet ini adalah :
- Makanan dan
minuman yang terlalu manis misalnya sirop, dodol, kolak, ice cream
- Daging tak berlemak maksimum 100 g/ hari
Trus Makanan apa saja yang diperbolehkan?
Lampu “hijau”-nya dalam pola diet ini adalah :
- Semua jenis
sayuran dan buah buahan segar
- Kacang-kacangan
dan hasil olahanya seperti tahu, tempe, oncom, keju, kacang tanah, dan
lain-lain
- Ikan, putih
telor, susu skim, yoghurt dari susu skim
- Semua minyak tumbuhan ( kecuali minyak kelapa), seperti minyak jagung, kacang tanah, biji bunga matahari, biji kapas, wijen, dan lail-lain
Tambahan Tips dari saya untuk penderita dengan kadar LEMAK DARAH yang tinggi adalah :
- Pengolahan makanan sebaiknya dikukus (pepes),
direbus, dibakar, ditumis
- Untuk menggoreng
sebaiknya memakai minyak goreng yang selalu baru (bukan jelantah) dan
jangan membiarkan minyak terlalu panas.
- Jika makanan
yang akan disantap terlalu “oily” atau berminyak, cobalah ditiriskan lebih
lama atau menggunakan alat khusus yang dapat menghilangkan banyaknya
minyak tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar