[2/7, 2:06 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: STP...apa itu.. sebelum diulas kita pahami dulu bersma bahwa Jantung pemasaran strategis modern dapat dijelaskan sebagai pemasaran STP yang merupakan kependekan dari Segmenting, Targeting, dan Positioning.
tapi yg perlu jadi catatan dulu yakni para penjual tidak selalu harus berpegang pandangan ini dalam strategis pemasaran, Ada 3 tahapan yang akan dilalui bila kita berbicara pemasaran :
Pemasaran Massal ( Mass Marketing )
Pemasaran Aneka Produk ( Produk Variety Marketing )
Pemasaran Sasaran ( Target Marketing )
[2/7, 2:08 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: Suatu organisasi yang beroperasi dalam suatu pasar, apakah itu pasar konsumsi, pasar penyalur atau pasar pemerintah selalu menyadari bahwa pada hakikatnyaia *tidak dapat melayani seluruh pelanggan* dalam pasar tersebut. Pelanggan terlalu banyak, sangat berpencar beraneka ragam dalam tuntutan penjualannya.
Mungkin beberapa perusahaan kita lihat memiliki posisi yang lebih baik dan lebih kuat untuk melayani beberapa segmen pasar tertentu sedangkan perusahaan sendiri dari pada bersaing di mana saja,
nah daripada kita pusing mau ngapain, lebih baik menetapkan bagian mana yang paling menarik untuk dimasuki secara efektif bagi perusahaan kita
[2/7, 2:11 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: 1. *Pemasaran massal ( mass marketing)*
Pada tahap ini, biasanya perusahaan memproduksi secara besar – besarn, dan juga mempromosikan secara besar – besaran hanya satu jenis produk kepada seluruh pembeli.
alasan pokok ditempuhnya pemasaran massal ialah rendahnya harga pokok dan harga jual sehingga diharapkan akan tercipta pasar potensial yang paling besar.
[2/7, 2:15 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: 2. *Pemasaran aneka produk ( produk variety marketing)*
Di sini perusahaan memproduksidua atau lebih produk yang masing – masing berlainan dalam model, ukuran, kualitas dan sebagainya.
Toyota misalnya, saat ini membuat beberapa mobil dengan nama yang berbeda d serta dalam ciri serta gaya. Dengan demikian, perusahaan menyajikan berbagai produk kepada pembeli,dan bukannya berusaha memikat segmen – segmen pasar yang berbeda. Tentu saja, pelanggan perlu variasi.
[2/7, 2:20 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: 3.*Pemasaran sasaran ( target marketing )*
Pada tahap ini, pasar mulai di pisahkan secara jelas ke dalam banyak segmen pasar kemudian perusahaan memilih satu atau lebih segmen, memproduksi barang dan mengembangkan segala bauran pemasaran yang dirancang khusus untuk masing – masing segmen. Seperti yang terjadi sekarang ini *Pamor* collection asli Bantul jogja, memproduksi merek- PAMOR Handbag untuk memenuhi selera konsumen Indonesia yang sangat senang dengan kekhasan produk lokal dan model yang minimalis. dnegan harga minimalis juga...😄
[2/7, 2:21 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: nah sekarang siang ini kita bahas STP yg berkaitan dnegan jenis pemasaran yang ke tiga tadi.. Pemasaran sasaran
[2/7, 2:24 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: 1. Pada Pemasaran sasaran ada 3 langkah utama :
A. *Segmenting pasar ( Segmenting )*
Yaitu suatu pasar dibagi atau diipecah menjadi kelompok – kelompok pembeli yang berbeda – beda yang mungkin membutuhkan produk – produk dan atau kombinasi pemasaran yang terpisah.
Perusahan mengidentifikasi cara – cara yang berbeda untuk memilah – milah pasar dan untuk mengembangkan gambaran dari segmen pasar yang di hasilkan
[2/7, 2:27 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa segmentasi memiliki peran penting dalam sebuah perusahaan karena beberapa alasan, Pertama, segmentasi memungkin perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber daya. Dengan membagi pasar menjadi segmen-segmen akan memberikan gambaran bagi perusahaan untuk menetapkan segmen mana yang akan dilayani. Selain itu segmentasi memungkin perusahaan mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai peta kompetisi serta menentukan posisi pasar perusahaan. Kedua, segmentasi merupakan dasar untuk menentukan komponen-komponen strategi. Segmentasi yang disertai dengan pemilihan target market akan memberikan acuan dalam penentuan positioning. Ketiga, segmentasi merupakan faktor kunci untuk mengalahkan pesaing, dengan memandang pasar dari sudut yang unik dan cara yang berbeda dari yang dilakukan pesaing.
[2/7, 2:27 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: Dasar – dasar untuk Mensegmentasikan Pasar Konsumen
Segmentasi Geografik, Segmentasi Psikikografis, dan segmentasi Demografik
[2/7, 2:30 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: Dalam melakukan segmentasi perusahaan perlu memperhatikan efektifitas segmentasi tersebut. Agar dapat berguna secara maksimal, maka setiap segmen pasar harus menunjukan lima karakteristik sbagai syarat keefektifannya:
1.Dapat diukur ( Measurabel ) Ukuran, daya beli, dan profil pasar harus dapat diukur dengan tingkat tertentu.
2.Dapat dijangkau ( Accessible ) Segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
3. Cukup besart ( Substantial ) Segmentasi pasar cukup besar atau cukup memberi laba yang dapat diloyani. Suatu segmen merupakan kelompok homogenyang cukup bernilai untuk dilayani oleh progam pemasaran yang sesuai.
4.Dapat dibedakan ( Differentiabel ) Differentiabel berarti segmen tersebut dapat dibedakan dengan jelas.
5.Dapat dilaksanakan ( Actionable ) Actionable berarti segmen tersebut dapat dijangkau atau dilayani dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
karna percuma no 1-4 klo no 5 ga bisa dilakukan..wkwkwkkw justru akan membuat pemasaran kita kacau..jadi harus sinambung semua
[2/7, 2:33 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: jangan lupa evaluasinya juga...
Perusahaan harus mengevaluasi berbagai segmen dan memutuskan berapa banyak dan segmen mana yang akan dijadikan sasaran.
Dalam mengevaluasi segmen pasar yang berbeda sebuah perusahaan harus memperhatikan tiga faktor, yaitu :
1. Ukuran dan pertumbuhan segmen
2.Daya tarik struktural segmen
3.Sasaran dan sumber daya perusahaan
[2/7, 2:39 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: nah setelah memetakan pasar, kita masuk tahap selanjutnya yakni tahap targeting
*Tahap Targeting*
tahap targeting seperti namanya adalah membidik kelompok konsumen mana yang akan kita sasar. Pria dan wanita. Berusia remaja sampai dewasa. Atlet, eksekutif, pelajar, yang menghendaki stamina prima. Banyak bertempat tinggal di daerah urban dan sub urban. Berpola pikir dinamis dan energik. Lalu merambah kepasaran anakmuda sebagai selingan lifestyle anak muda masa kini. Dulu minuman berenergi cuma dicitrakan untuk orang yang mau begadang atau pekerja keras. Dalam perjalanan waktu, orang tahu, minuman ini juga cocok untuk siapa saja yang menghendaki stamina prima, dari eksekutif, pelajar hingga pekerja pria dan wanita. Bahkan, kini semakin banyak konsumen yang mengonsumsi minuman ini rutin, setiap hari, sesuai anjuran produsen Kratingdaeng itu, tiga botol/hari.
Berani menembus semua segmen pasar dari mulai aktivitas olah raga, fun bike, basket, bulu tangkis, sponsor Olah raga, pargelaran music, acara dansa hingga klub malam. dulu minuman berenergi cuma dicitrakan untuk orang yang mau begadang atau pekerja keras. Dalam perjalanan waktu, orang tahu, minuman ini juga cocok untuk siapa saja yang menghendaki stamina prima, dari eksekutif, pelajar hingga pekerja pria dan wanita. Bahkan, kini semakin banyak konsumen yang mengonsumsi minuman ini rutin, setiap hari, sesuai anjuran produsen Kratingdaeng itu, tiga botol/hari.
[2/7, 2:44 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: setlah targeting kita masuk tahap Positioning...
*tahap Positioning*
Apabila target pasar sudah jelas, positioning adalah bagaimana kita menjelaskan posisi produk kepada konsumen. Apa beda produk kita dibandingkan kompetitor dan apa saja keunggulannya. Dari contoh produk yang tersedia, *Pamor* memberikan tawaran untuk manambah kualitas [penampilan wanita. tas *Pamor*cenderung lebih unggul dibandingkan merek sejenis pada unsur kualitas, model dan harga serta "rasa" yang ditawarkan yakni *"rasa bangga sebagai donatur" * efeknya pada kepuasan rohani dan kebanggaan berbagi secara pribadi, Pamor mengusung tema "dibalik fashionmu ada tawa yang membutuhkan* hingga pada akhirnya masuk kedalam perilaku berbagi konsumen sebagai pengguna tas *Pamor* tersebut.
[2/7, 2:45 PM] Bobby Hartono Sb Jogja: Dalam rangkaian proses marketing, STP ini ada di tahap awal yang paling penting yakni mengidentifikasikan customer value. STP ada di level strategis karena menentukan bagaimana kita menggarap pasar.
sekian sedikit perihal STP yang bisa saya gambarkan...moga moga ga bingung dan menambah wawasan ya.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar