Kita semua pernah menjadi anak-anak dan jiwa anak-anak itu masih tinggal dalam diri kita. Tapi kebanyakan orang dewasa kurang menyadari hal ini. Dan kurangnya kesadaran dan keterhubungan dengan inner child inilah alasannya mengapa kita mengalami begitu banyak kesulitan dalam berperilaku, mengatur emosi, dan dalam berhubungan dengan orang lain.
Di bawah ini adalah beberapa kebijaksanaan yang dapat kita pelajari dari anak-anak kita:
1. Mereka menjalani hidup semaksimal mungkin.
Inilah yang saya kagumi dari kebanyakan anak-anak. Mereka mungkin tidak mengerti apa yang sedang terjadi dengan dunia, tapi mereka mempunyai slogan yang terkadang orang dewasa lupakan – betapa pentingnya untuk menikmati hidup.
2. Mereka pemaaf.
Tidak ada yang tidak bisa diselesaikan di dunia anak-anak. Untuk orang dewasa mungkin terdengar naïf, tapi coba deh kita gunakan cara pandang anak-anak dan belajar menyelesaikan masalah-masalah kita dengan pikiran yang sederhana, hati yang bersih, kebaikan hati dan niat yang tulus. Kalau anak-anak bisa memaafkan dengan sangat mudahnya, kenapa kita tidak bisa?
3. Mereka selalu penasaran.
Anak-anak melihat hidup seolah-olah semua hal itu fresh dan baru. Mereka menanyakan semua hal, bahkan hal-hal terkecil dalam hidup. Dan pikiran mereka seperti sebuah kotak kosong yang bersih, semua hal baru itu ajaib buat mereka. Dunia seperti sebuah tempat penuh dengan keajaiban. Tentunya menyenangkan sekali kalau kita bisa mengadopsi pikiran yang penuh dengan rasa penasaran, kreativitas dan imajinasi ini.
4. Mereka berani
mengambil tantangan.
Mereka hampir tidak pernah bilang tidak pada tantangan, mereka mau untuk mencoba apapun. Mengagumkan melihat anak-anak sangat berani dan bersedia mengambil resiko. Kita juga bisa mempraktekkan ini dalam hidup kita.
5. Mereka jujur.
Mungkin karena mereka masih anak-anak jadi mereka tidak tau cara lain selain menjadi jujur. Tapi tetap saja, kejujuran mereka seperti hirupan udara segar. Cobalah untuk jujur kepada dirimu sendiri, dan kemudian belajar jujur juga pada orang lain😉
6. Mereka berperilaku apa adanya.
Ini yang saya suka dari anak-anak… mereka berperilaku apa adanya, mereka tidak berpura-pura. Mereka tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan tentang mereka dan mereka tidak berpura-pura menjadi seseorang yang bukan mereka. Mereka menjaga pikirannya tetap sederhana, dan ini adalah hal yang sangat bagus.
7. Mereka mudah bangkit lagi.
Terkadang saat kita jatuh, kita memakan waktu cukup lama untuk bangkit lagi. Entah karena kita mempersiapkan sesuatu atau kita mudah runtuh. Tapi, beda kasusnya dengan anak-anak. Mereka mau berusaha, dan bahkan ketika mereka jatuh, mereka dengan mudahnya bangkit untuk mencoba lagi.
8. Mereka adalah penyebar senyuman.
Anak itu seperti sebuah kantung yang penuh dengan kesenangan. Senyuman mereka menular ke sekitarnya karena kita tahu bahwa senyuman itu tulus. Tidakkah kita mau berpengaruh kepada orang-orang seperti yang anak-anak lakukan?
9. Mereka adalah pelanggar aturan.
Terkadang aturan perlu untuk dilanggar apabila kita melihat bahwa mereka sudah tidak cocok lagi dengan hidup kita. Saya tidak mencoba menjadi pengaruh yang buruk; saya hanya ingin kamu tahu bahwa terkadang kamu perlu untuk mengacuhkan aturan-aturan demi kesenanganmu.
10. Mereka tidak memiliki kekhawatiran.
Mereka tidak mempunyai kekhawatiran apapun. Saya melihatnya sebagai sebuah kekuatan yang hanya dimiliki oleh anak-anak. Mereka tidak mempunyai apapun untuk dikhawatirkan. Ketika mereka ingin keluar mandi hujan, mereka melakukannya tanpa khawatir akan terkena sakit. Bagaimana kalau kita memiliki kebijaksanaan yang sama?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar