Sabtu, 19 November 2016

Four Second


Four Seconds
By Peter Bregman

1. Tarik nafas dalam. Hembuskan. Memerlukan empat detik untuk mengambil satu nafas dalam - empat detik yang penting bagi kualitas dari keputusan yang Anda buat. Stres membuat kita menyabotase diri sendiri, contohnya, lupa menyiapkan acara penting atau terlibat dalam pertengkaran denga orang di sekitarnya. Denga mengambil nafas yang dalam dan mengijinkan kita untuk berpikir dua kali, kita bisa mulai membalikkan kebiasaan produktivitas dan menciptakan jenis hasil yang kita inginkan.

2. Untuk menciptakan kebiasaan yang lebih baik Anda harus berhenti sejenak, tarik nafas, dan mengidentifikasi area fokus. Ketika Anda dalam situasi yang stres, apakah Anda kadang bereaksi dalam cara yang pada akhirnya membuat Anda merasa lebih parah? Kebanyakan orang meresponnya dengan menjatuhkan diri sendiri seperti berteriak atau memulai argumen dengan seseorang. Jadi bagaimana kita mentransformasi perilaku ini menjadi kebiasaan yang bisa menghemat waktu, energi dan kewarasan? Langkah pertana adalah berhenti sejenak dan bernafas selama empat detik. Empat detik adalah jumlah waktu yang Anda butuhkan untuk menarik satu nafas yang dalam dan hembuskan. Ketika Anda berhenti sejenak dan bernafas, ini mmebuat Anda berada dalam kondisi yang memungkinkan Anda untuk membuat keputusan yang lebih baik dan mempertimbangkan hasil dari tindakan Anda sebelum Anda memutuskan.

3. Persiapan sehari hari fokus pada proses bukan solusi - akan membantu Anda mengembangkan kebiasaan baik. Untuk memperbaiki kebiasaan komunikasi Anda, fokus pada konten pesan dan hindari berargumentasi. Untuk memperkuat relasi Anda, jangan berharap terlalu banyak. Fokus pada apa yang Anda hargai dari orang sekitar Anda. Untuk mendapatkan hasil maksimal dari pekerjaan Anda, terima kegagalan dan berbagi kesuksesan. Anda akan mampu mengoptimalkan kebiasaan bekerja Anda jika Anda bisa menetralisir negativitas dan menerima kritikan.

4. Dengan menggunakan mikro pause (berhenti sejenak selama empat detik), Anda akan lebih baik menata diri sendiri, mengumpulkan pikiran dan tindakan Anda dalam cara yang menguntungkan Anda. Berhenti sejenak ketika Anda mendapatkan kritikan atau harus berhadapan dengan kolega yang negatif, dan kemudian keluar dari negatifitas tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar