TIP MONEY MANAGEMENT SEDERHANA :
1. Hari ini saya ingin memberikan pola management trading yang baik agar bisa memberikan keuntungan yang maksimal :
a. Pegang jangan terlalu banyak jenis sahamnya.
b. Pegang saham yang bagus fundamentalnya (What to buy).
c. Beli dan jual berdasarkan Tehnikalnya (When to buy or to sell).
d. Jagalah mata dan hati jangan terlalu banyak melirik kepada saham-saham lain, sementara saham yang sudah ditangan dilupakan.
e. Bikin’lah trading plan terhadap apa yang sudah pnya, dan jangan mencari saham apa yang mau dibeli lagi, walalupun duitnya masih banyak.
2. Saya ingin memberikan ilustrasi sebagai berikut :
a. Saham JPRS naik 25 % sampai AR kanan, tetapi karena saham itu kecil, maka kita hnya berani membeli 10% dari modal.
b. Saham BBRI naik 5%, tetapi karena itu TA dan FA mendukung maka kita beli 70% dari modal.
c. Kita lihat profit terhadap modal :
Laba JPRS terhadap modal : Laba 25% X 10 % = 2.5%
Laba BBRI terhadap modal : Laba 5% x 70 % = 3,5%.
Kalau kita lihat dan berani beli BBRI modal + full margin maka Laba BBRI terhadap modal : Laba 5% x 100% (x2) = 10%.
3. Saya kasih ilustrasi ini pada acara Customer Gathering salah satu Sekuritas, dengan memberikan contoh saham JPRS dan BBRI, ternyata keesokan harinya saham JPRS langsung turun banyak, sedangkan saham BBRI malah naik banyak. Tentu saja perhitungan laba terhadap modal antara JPRS dan BBRI pada waktu itu akan jauh perbedaanya.
4. Jadi pada intinya bukan mencari saham apa yang bias untung gede, tetapi memerankan money management adalah jauh lebih memaksimalkan profit Anda.
5. Banyak teman-teman saya yang sahamnya kejepit, bukan mencari keluar saham yang kejepit, tetapi malah focus mencari saham saham gorengan dengan dalih mencari profit untuk menutup yang kejepit padahal saham yang kejepit malah makin dalam, sementara saham yang digoreng juga malah kena kerugian yang baru.
6. Banyak orang yang menjual saham yang profit dan menahan saham yang rugi, dengn alasan buat menutup rugi saham yang turun, namun cara yang paling benar adalah jual saham yang rugi/kejepit dan tetap pegang saham yang profit dan let the profit run.
7. Dengan demikian FA dan Fa adalah penting, namun lebih penting adalah money management, karena salah money management akhirnya keuntungan di saham ABD kecil, sedangkan kerugian di saham XYZ besar, sehingga hasil akhir adalah Rugi.
8. Saya kasih ilustrasi : kalau kita punya 2 rumah, rumah yang bagus dan yang jelek, rumah yang makin bagus makin naik harganya, rumah yang jelek makin turun harganya, nah rumah mana yang harus kita jual? (gitu aja deh prinsipnya).
9. Kesimpulannya adalah : Juallah saham yang rugi/kejepit lebih prioritas, daripada menjual saham yang sedang naik, untuk buat menutup kerugian terhadap saham yang kejepit adalah suatu tindakan yang kurang benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar