Kamis, 31 Mei 2018

TRIGGERS

Buku TRIGGERS ini ditulis oleh Marshall Goldsmith. Salah satu executive coach termahal di dunia. Kita sempat membahas salah satu bukunya beberapa waktu yang lalu.

Buku ini membahas tentang perubahan perilaku. Seperti kita ketahui bersama, mengubah perilaku tidaklah mudah, bahkan sulit. Perubahan perilaku tidak akan terjadi sampai kita benar-benar ingin berubah.

Mengutip dari Charless Duhigg di buku fenomenalnya: Habits, menurut Goldsmith perilaku itu memiliki struktur/pola. Strukturnya adalah: ABC

A = Antecendent = Pemicu
B = Behavior = Perilaku
C = Consequences = Imbalan

Maka, langkah awal dalam mengubah perilaku adalah mengidentifikasi pemicunya.

Pemicu ini dikenal juga dengan istilah trigger - segala stimulus yang berdampak pada perilaku.

Pemicu ini ada yang dari dalam dan dari luar, ada yang kita sadari ada yang tidak kita sadari, ada yang kita siapkan ada yang tidak sengaja muncul, ada yang memicu perilaku positif ada juga yang memicu perilaku negatif.

Pemicu dari luar adalah lingkungan kita. Apa yang lihat, apa yang kita dengar, siapa yang ada di depan kita, dimana kita berada. Semua hal dari luar ini secara disadari atau tidak memengaruhi perilaku kita.

Lingkungan 'membentuk' perilaku kita. Entah membentuk kita menjadi orang yang produktif, atau sebaliknya. Maka, sadari lingkungan di sekitar kita. Apa yang memicu perilaku produktif? Apa yang memicu perilaku tak produktif? Lalu, atur lingkungan Anda untuk mengatur perilaku Anda.

Lalu, bagaimana bila kita tidak 'berkuasa' mengatur lingkungan kita? Bagaimana bila lingkungan tersebut ada di luar kendali kita?

Inilah uniknya manusia, lingkungan sebenarnya tidak secara langsung memengaruhi perilaku kita. Di antara stimulus (lingkungan pemicu) dan respon (perilaku kita) ada jeda berupa kebebasan memilih.

Polanya bukan:

Pemicu —> Perilaku

Namun:

Pemicu —> (impuls —> kesadaran —> pilihan) —> Perilaku

Proses internal berupa kesadaran akan pemicu dan pilihan ini terjadi sangat singkat. Mungkin hanya sepersekian detik. Tugas kita adalah berlatih untuk menyadarinya.

Kuncinya adalah melatih kesadaran kita. Menyadari apa gambar dan suara yang muncul dalam benak kita sesaat setelah pemicu tersebut muncul. Dalam jeda singkat inilah, kesadaran kita diuji. Semakin terlatih kita, semakin mudah kita menyadarinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar